No Tittles
Karya: Agtya Jacklione Sabrina
“-Ramai
sekali dan kenapa mereka semua menangis?-
Lembar usang, kuning nan sahih semalam menggugurkan
isinya
teramat magis
hurufnya runtuh
di sana tertulis nama seseorang. Apa itu namaku?”
“Mawar di mimpinya juga menghitam, layu
Aku tahu, mahkota bunganya tanggal satu
per satu
botolnya pecah, airnya tumpah”
Persis benar,
dan
ada seseorang di dalam sana
kemudian lantunan doa terdengar semakin
keras
Sssshhh…
Mendung. Ayo sudah waktunya!
Dari
mana mereka datang?
Kenapa
langkahnya tidak bisa kudengar?
Kenapa
aroma tubuhnya tidak bisa kucium?
Digenggamannya ada dua kotak, sepertinya
itu datang dari gelimantang ras manusia
Kotak pertama, berjumbaian mawar yang warnanya
seperti madu, duri-durinya sangar
dan akarnya yang pengar diremas sampai
cairan tubuhnya keluar. Aku merindukan
kalian semua
Di kotak kedua, mawar berpendar hidup
dalam satu tandu emas yang terlalu kecil
Meneteskan darah dari merah mahkota
bunganya yang legit
Harumnya menguar sampai menarik
tangannya untuk mendekap
Tolong
aku harus bagaimana?” --- “Memang benar, lebih baik dia pergi”
Trenggalek, 2020
Komentar
Posting Komentar